عَنْ أُمِّ مُبَشِّرٍ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا فِي حَائِطٍ مِنْ حَوَائِطِ بَنِي النَّجَّارِ فِيهِ قُبُورٌ مِنْهُمْ قَدْ مَاتُوا فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَسَمِعَهُمْ وَهُمْ يُعَذَّبُونَ فَخَرَجَ وَهُوَ يَقُولُ اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّهُمْ لَيُعَذَّبُونَ فِي قُبُورِهِمْ قَالَ نَعَمْ عَذَابًا تَسْمَعُهُ الْبَهَائِمُ
Dari Ummu Mubasysyir radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengunjungiku ketika aku sedang berada di salah satu kebun di antara kebun-kebun milik Bani an-Najjar, di dalamnya terdapat kuburan yang di antaranya meninggal pada masa jahiliyyah. Beliau mendengar mereka sedang diadzab.
Kemudian beliau keluar dan mengatakan, “Mintalah perlindungan kepada Allah dari adzab kubur.”
Aku bertanya, “Apakah mereka diadzab di kubur-kubur mereka?”
Beliau bersabda, “Ya, mereka diadzab dengan siksaan yang bisa didengar oleh binatang.”
(HR. Ahmad, no. 25799, Ibnu Hibban, no. 3125. Dishahihkan asy-Syaikh al-Albani dalam ash-Shahihah, no. 1444)
نعوذ بالله من عذاب القبر

Bismillaah
Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh yaa ustadz.
Semoga antum selalu dijagai allaah subhana wa ta’ala. Aameen yaa robbana ‘alaameen.
Persoalan saya, apakah mayit bisa mendengar kami datang ke kubur untuk mengziarahi mereka?
Baarakallaah feekum.
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Orang yang sudah mati tidak bisa mendengar orang yang datang menziarahinya.
Ada beberapa dalil yang menyebutkan mayit bisa mendengar, seperti suara sandal pengiring jenazah yang pergi dari kuburannya dan mayat orang musyrikin yang terbunuh pada perang Badar. Yang seperti ini pengkhususan bahwa mayit bisa mendengar karena ada dalilnya.
Adapun selain itu, kalau tidak ada dalilnya, maka mayit tidak bisa mendengar.
Wallahu a’lam.