عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: ” يَا مَعْشَرَ النسَاءِ، تَصَدَّقْنَ وَأَكْثِرْنَ الاسْتِغْفَارَ، فَإنِّى رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ “. فَقَالتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ، جزْلَةٌ: وَمَا لَنا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَكْثَرَ أَهلِ النَّارِ. قالَ: ” تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَمَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغْلَبَ لِذى لُبٍّ مِنْكُنَّ “.
وفي البخاري عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رضي الله عنه بلفظ:
..أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ، مِنْ إِحْدَاكُنَّ.
حديث ابن عمر رواه مسلم في باب بيان نقصان الإيمان بنقص الطاعات.
“Dari Abdullah bin Umar, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda,
‘Wahai kaum wanita, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar (memohon ampun kepada Allah), karena aku melihat mayoritas penghuni neraka adalah dari kalangan kalian (wanita).’
Seorang wanita bijak di antara mereka bertanya, ‘Mengapa kami menjadi mayoritas penghuni neraka, wahai Rasulullah?’
Beliau menjawab, ‘Karena kalian sering melaknat (mencaci/menghina) dan tidak bersyukur kepada suami. Dan aku tidak melihat ada orang yang kurang akal dan agamanya yang lebih bisa mengalahkan pria (suami) yang memiliki akal sehat dibanding kalian.'”
Dalam Shahih al-Bukhari, dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu dengan lafazh:
“Aku tidak melihat ada orang yang kurang akal dan agamanya yang lebih bisa menghilangkan akal sehat seorang laki-laki yang bijak daripada salah satu dari kalian (para wanita).”
Hadits Ibnu Umar riwayat Muslim pada bab Penjelasan Tentang Berkurangnya Iman Disebabkan Kurangnya Ketaatan.
Faidah Hadits:
Pertama
Hadits di atas memperingatkan tentang bahaya seorang wanita atau seorang istri terhadap kaum pria. Di mana mereka memiliki pengaruh negatif yang sangat besar terhadap laki-laki atau suami. Mereka dapat menghilangkan dan melemahkan akal sehat seorang laki-laki yang bijak dengan cara-cara tertentu.
Kedua
Peringatan bagi kaum wanita agar bertakwa, dan hendaknya memperlakukan para suami mereka dengan baik, tidak menyebabkan para suami kehilangan akal sehat dan tidak mampu berpikir jernih, sehingga mendorong mereka untuk berbuat kemungkaran ataupun kemaksiatan.
Ketiga
Hendaknya para wanita memperbanyak sedekah dalam berbagai bentuknya dan membiasakan diri beristighfar, karena itu semua akan menghapuskan dosa-dosa serta menyelamatkannya dari panas dan pedihnya adzab an-Nar (neraka).
Semoga Allah memberikan Taufik dan Hidayah-Nya untuk kita semua.
