Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata,
أنا أعتقد أن كثيرا من الشباب قد يعلم شيئا كثيرا من التوحید والسنة، ولكن الفتنة غلبت عليه، فأصبح لا يعمل بما يعلم، أخاف وأخاف والله على كثير أن يكون هكذا، واللهم إنا نعوذ بك من علم لا ينفع، ومن نفس لا تشبع، فنستعيذ بالله من علم لا ينفع، ونسأل الله أن يرزقنا العلم النافع، وأن نكون ربانیین، نربي بالعلم، ونعلم ونعمل
“Aku yakin banyak para pemuda yang mengetahui dan memiliki banyak ilmu tentang tauhid dan sunnah. Akan tetapi fitnah telah memperdaya mereka, sehingga merekapun tidak mengamalkan ilmu yang mereka ketahui. Aku khawatir, aku khawatir, demi Allah, banyak pemuda yang seperti ini kondisinya.
Yaa Allah, kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat dan dari jiwa yang tidak pernah merasa kenyang (puas).
Kami berlindung kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat. Kami juga memohon kepada Allah rezeki ilmu yang bermanfaat kepada kami, dan agar Dia jadikan kami sebagai Rabbaniyyin, yang mendidik dengan ilmu, yang memiliki ilmu, dan sekaligus mengamalkan ilmu.”
[Marhaban Yaa Thalibal ‘Ilmi, hal. 34-35]
