9. Disunnahkan saat akan berangkat mengucapkan doa-doa berikut:
- Saat hendak naik kendaraan, apapun bentuknya, mengucapkan:
بِسْمِ اللهِ
- Jika telah duduk sempurna di atas kendaraan mengucapkan:
الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ.
“Segala puji bagi Allah yang telah menundukkan (kendaraan) ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami.”
- Kemudian membaca:
الْحَمْدُ لِلهِ، الْحَمْدُ لِلهِ، الْحَمْدُ لِلهِ
اللهُ أَكْبَرُ، اللَهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ
- Kemudian membaca:
سُبْحَانَكَ إنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي إنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلا أَنْتَ.
“Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri (dengan berbagai dosa), maka ampunilah aku. Karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”
(HR. at-Tirmidzi)
- Kemudian membaca:
اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الأَهْلِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالأَهْلِ
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini (segala) kebaikan dan ketakwaan, serta amal yang Engkau ridhai.
Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jaraknya bagi kami.
Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan penjaga bagi keluarga yang kami tinggalkan.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, serta keadaan kembali yang buruk dalam harta dan keluarga.”
(HR. Muslim)
![]()