Meninggalkan Thawaf Wada’ Karena Alasan Kepadatan Orang Yang Thawaf, Apa Hukumnya?

Bagikan :

Untuk menjawab pertanyaan ini, kami akan kutipkan fatwa al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah dalam “Majmu’ Fatawa wa Rasail al-‘Utsaimin, (23/329)” pertanyaan no. 1395 sebagai berikut:

السؤال: ما حكم ترك طواف الوداع بحجة أن هناك زحمة شديدة؟

فأجاب- رحمه الله- بقوله: يجب أن يطوف للوداع ولو محمولا، ولهذا قالت أم سلمة- رضي الله عنها- للرسول – صلى الله عليه وسلم – في طواف الوداع: إنني مريضة قال: “طوفي من وراء الناس وأنت راكبة” (١) ولم يعذرها، فطواف الوداع واجب، لكن لو أن الإنسان تركه فحجه تام، إلا أنه آثم إذا تعمد، وعليه عند أهل العلم فدية تذبح في مكة وتوزع على الفقراء.

___

(١) أخرجه البخاري، كتاب الحج، باب المريض يطوف راكبا (رقم ١٦٣٣) ومسلم، كتاب الحج، باب جواز الطواف على بعير وغيره (رقم ١٢٧٦) .

Pertanyaan:

“Apa hukum meninggalkan Thawaf Wada’ dengan alasan bahwa kerumunan manusia sangat padat?”

Beliau rahimahullah menjawab,

“Ia wajib melakukan Thawaf Wada’ meskipun harus dipikul atau digendong. Oleh karena itu, ketika Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata kepada Rasulullah ﷺ saat hendak melakukan Thawaf Wada’,

‘Sesungguhnya aku sedang sakit.’

Maka beliau bersabda,

‘(Tetap) lakukan Thawaf (Wada’) di belakang orang-orang (yang sedang Thawaf) dalam keadaan Engkau berkendaraan (di atas unta).’¹

Nabi ﷺ tidak memberikan uzur kepada Ummu Salamah untuk meninggalkan Thawaf tersebut (walau ia mengeluh sakit).

Oleh karena itu, Thawaf Wada’ hukumnya wajib. Akan tetapi, jika seseorang meninggalkannya, maka hajinya tetap sah dan sempurna. Hanya saja ia berdosa apabila sengaja meninggalkannya. Menurut pendapat para ulama, ia juga wajib membayar fidyah berupa sembelihan yang disembelih di Makkah dan dibagikan kepada orang-orang fakir (di Makkah).”

______

¹ Hadits Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha di atas diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Kitabul Hajj, Bab Orang Sakit Melakukan Thawaf dengan Berkendaraan, no. 1633. Diriwayatkan juga oleh
Muslim dalam Kitabul Hajj, Bab Bolehnya Thawaf dengan Menunggangi Unta atau Kendaraan Lainnya, no. 1276.

“`

Loading

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *