Sempat beredar di sebagian umat Islam sangkaan atau bahkan kesimpulan bahwa kata panggilan Papa dan Mama adalah dua kata yang berasal dari bahasa asing alias bahasa kaum kafir, yang tidak ada asal dan ketetapannya dalam bahasa Arab.
Apakah Benar Demikian?
Sejumlah ahli dan pakar bahasa Arab menyebutkan bahwa kata panggilan Papa dan Mama – yang dalam bahasa Arab tertulis بَابَا dan مَامَا – adalah dua kata yang juga ada asal dan ketetapannya dalam bahasa Arab.
Di antara ahli/ulama bahasa Arab yang menyebutkan hal ini adalah:
- Ibnu Junny al-Maushily (wafat 392 H) dalam karya beliau yang berjudul Sirru Shina’atil I’raab (1/245) dan (2/374)
- Ibnu Manzhur al-Anshary (wafat 711 H) dalam karya beliau yang berjudul “Lisanul Arab” (1/25) cetakan ketiga, penerbit Daar ash-Shadir.
- Muhammad Murtadha az-Zabiidy (wafat 1205 H) dalam karya beliau yang berjudul “Taajul ‘Aruus” (1/136).
- Muhammad bin Ahmad al-Azhary al-Harawy (wafat 370 H) dalam karya beliau yang berjudul “Tahdziibul Lughah” (5/253).
- Ahmad bin Faris (wafat 395 H) dalam karya beliau yang berjudul Mu’jam Maqayiisil Lughah (1/190)
- Ali bin Isma’il bin Sayyidihi al-Mursi (wafat 458 H) dalam karya beliau yang berjudul al-Muhkam wal Muhith al-A’zham (10/553)
- Ar-Raaghib al-Ashfahaany (wafat 502 H) dalam karya beliau yang berjudul “al-Mufradaat Fi Ghariibil Qur’an”
- Nasywan bin Sa’id al-Himyari al-Yamani (wafat 573 H) dalam karya beliau yang berjudul Syamsul ‘Ulum wa Dawa’ Kalamil ‘Arab Minal Kulum (1/412)
- Mu’jam al-Lughatul ‘Arabiah al-Mu’ashir (1/151)
- Abu Zaid al-Anshari (wafat 215 H) dalam karyanya Kitab an-Nawadir fil Lughah, hlm. 597
- Dan lain-lain.
Semuanya menyebutkan bahwa kata panggilan ‘Papa dan Mama’ adalah dua kata yang ada asal dan ketetapanya dalam bahasa Arab.
Dalam berbagai literatur disebutkan bahwa kata papa (بابا) berasal dari ucapan:
بأبأ الصَّبِيُّ إذا قال بَابَا
Artinya: Seorang anak kecil _ber-ba’ba’a_, apabila ia mengatakan baba (papa)
Atau:
بَأبَأَ الصَّبِيَّ أبُوه إذا قال له بَابَا
Artinya: Si ayah mengatakan (mengajarkan) kata papa kepada anak kecilnya.
Atau
بَأبَأَ الطِّفْلُ : قال : بَابَا
Artinya: Anak kecil itu _ber-ba’ ba’a_, yaitu mengucapkan baba (papa).
Atau:
مأمأ الصبيُّ أمَّه إذا قال مَامَا
Artinya: Seorang anak kecil _ber-ma’ ma’a_ kepada ibunya, yaitu ketika ia memanggil ibunya _mama_.
Hingga hari ini kami belum pernah mendapati seorang pun dari ulama bahasa senior yang menegaskan bahwa dua kata panggilan tersebut adalah murni bahasa asing atau bahasa kaum kafir secara khusus.
Sehingga dengan berbagai keterangan di atas, bisa disimpulkan bahwa sangat tidak tepat untuk dikatakan dua kata tersebut berasal dari bahasa asing atau bahasa kaum kuffar.
Maka tak heran ketika sejumlah ulama senior abad ini antara lain al-Imam Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz berfatwa boleh bagi seorang muslim memanggil ibunya dengan panggilan Mama.*
-SELESAI BAGIAN KEDUA-
![]()