Akan Dibawa Kemana Pendidikan Putra-Putri Salafiyyin

Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

أَلاَ كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، فَالْإِمَامُ الْأَعْظَمُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَتِهِ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَتِهِ

 

“Setiap kalian adalah penanggung jawab dan akan ditanya tentang tanggung jawabnya. Seorang penguasa adalah penanggung jawab dan kelak akan ditanya tentang tanggung jawabnya, dan seorang lelaki adalah penanggung jawab terhadap keluarganya dan ia akan ditanyai tentang tugasnya.” (HR. Ahmadal-Bukhari, dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam juga bersabda:

ﺛَﻼ‌َﺛَﺔٌ ﺣَﺮَّﻡَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟﻰَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣُﺪْﻣِﻦُ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻕُ ﻭَﺍﻟﺪَّﻳُّﻮْﺙُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﻘِﺮُّ ﺍﻟْﺨَﺒَﺚَ ﻓِﻲ ﺃَﻫْﻠِﻪِ

Tiga golongan yang Allah mengharamkan surga atas mereka, pecandu bir, anak yang durhaka kepada orang tuanya, dan dayyuts yang membiarkan kemaksiatan pada istrinya (keluarganya).

(Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib no 2512 dari hadits Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash, lihat juga syahidnya dari hadits ‘Ammar bin Yasir no 2071 dan 2367)

Dayuts adalah orang yang tidak memiliki rasa cemburu karena istrinya. [Lisanul ‘Arab II/150, An-Nihayah fi ghorinil hadits IV/112]

Para ulama memandang sikap seperti ini merupakan dosa besar. [Al-Kabair I/54]

Berdasarkan dua hadits di atas maka:

Apa saja tanggungjawab suami di dalam rumah tangga yang termasuk dalam hadits di atas?

Bagaimana jika istri berbuat kemungkaran baik kesyirikan ataupun kemaksiatan, apakah hal ini termasuk tanggung jawab suami?

Apa saja kategori seorang suami dayyuts?

Simak pembahasan tersebut pada kajian berikut :

JudulLink UnduhanDengarkan Audio
Akan Dibawa Kemana Pendidikan Putra-Putri Salafiyyinhttp://bit.ly/2Hb3jPt

Kajian tersebut merupakan Rekaman Audio Dauroh Ilmiyyah Kendari pada hari Sabtu dan Ahad, 27-28 Rajab 1439H / 14-15 April 2018M di Masjid Abu Dzar Al-Ghifari, Nanga-Nanga Kendari, Sulawesi Tenggara  bersama Pemateri : Al Ustadz Luqman Ba’abduh حفظه الله تعالى

Simak Juga : Sosok Nabi Ibrahim Bapak Tauhid dan Keluarganya

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *