Akibat Berpaling dari Al-Qur’an

Bagikan :

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman,

وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ ٱلرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُۥ شَيْطَٰنًا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينٌ

“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Dzat Yang Maha Pemurah (Al-Quran), kami adakan baginya syaithan (yang menyesatkan) maka syaithan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.” (QS. az-Zukhruf: 36)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,

وذكر الرحمن هو: الذكر الذي بعث به رسوله صلى الله عليه وسلم مثل القرآن، فمن لم يؤمن بالقرآن ولم يصدق خبره ولم يعتقد وجوب أمره؛ فقد أعرض عنه؛ فيقيض له الشيطان فيقترن به.

Yang dimaksud dengan ‘pengajaran Dzat Yang Maha Pemurah’ adalah pengajaran yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diutus dengannya, seperti Al-Qur’an.

Maka barangsiapa tidak beriman terhadap Al-Qur’an, tidak membenarkan berita yang disebutkan di dalamnya, tidak meyakini kewajiban menjalankan perintah yang ada di dalamnya, maka sesungguhnya dia telah berpaling dari Al-Qur’an. Syaithan pun akan menyesatkan dan menyertainya.”

[Al-Furqan baina Auliya’ ar-Rahman wa Auliya’ asy-Syaithan, hal. 20]

Loading

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *