Apakah Panggilan Papa dan Mama Merupakan Bentuk Tasyabbuh dengan Kaum Kafir?

Bagikan :

Tasyabbuh artinya upaya atau perbuatan menyerupai dan meniru-niru orang lain. Jika yang ditiru adalah kaum kafir atau fasik, maka hukumnya haram, berdasarkan hadits dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

«من تَشَبَّه بقومٍ فهو منهم»

“Barang siapa menyerupai (meniru-niru) suatu kaum, maka ia bagian dari kaum tersebut.”

[HR. Ahmad dan Abu Dawud. Dinilai sebagai hadits yang baik dan hasan oleh Imam Ibnu Taimiyyah, al-Hafizh Ibnu Hajar, dan Imam al-Albani rahimahumullah]

Setelah kita tahu pada dua artikel sebelumnya bahwa:

Maka dapat dipastikan bahwa penggunaan dua kata di atas bukanlah sebagai bentuk tasyabbuh atau penyerupaan dengan kaum kafir atau meniru-niru perbuatan mereka.

PENTING

Ketika kami menampilkan 3 artikel di atas, bukan berarti kemudian kita beramai-ramai atau saling menghimbau penggunaan dua kata panggilan ini (Papa dan Mama) untuk kedua orang tua kita. Tidak lain artikel ini kami suguhkan hanya untuk menepis anggapan bahwa dua kata panggilan ini adalah bahasa asing yang sama sekali tidak ada asal dan ketetapannya dalam bahasa Arab, sekaligus menepis anggapan bahwa penggunaannya merupakan bentuk tasyabbuh kepada kaum kafir.

Tentu telah ada kata panggilan lainnya yang disebutkan dalam al-Qur’an atau as-Sunnah yang perlu lebih kita kedepankan, seperti:

1. Abi (أَبِي)
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman,

{…فَلَنۡ أَبۡرَحَ ٱلۡأَرۡضَ حَتَّىٰ یَأۡذَنَ لِیۤ أَبِیۤ أَوۡ یَحۡكُمَ ٱللَّهُ لِیۖ وَهُوَ خَیۡرُ ٱلۡحَـٰكِمِینَ }

“Sebab itu aku tidak akan meninggalkan negeri ini (Mesir), sampai Abi (ayahku) mengizinkan aku (untuk kembali), atau Allah memberi keputusan terhadapku. Dan Dia adalah hakim yang terbaik.” [Surah Yusuf: 80].

Lihat pula ayat ke 93, juga surah al-Hajj ayat ke 78, dan asy-Syu’ara ayat ke 86.

2. Abati (أَبَتِي)
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman,

{ إِذۡ قَالَ یُوسُفُ لِأَبِیهِ *یَـٰۤأَبَتِ* إِنِّی رَأَیۡتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوۡكَبࣰا وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ رَأَیۡتُهُمۡ لِی سَـٰجِدِینَ }

“(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, “Wahai Abati (Ayahku)! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”
[Surah Yusuf: 4].

Lihat pula ayat ke 100 pada surah yang sama.

Begitu juga Nabi Ibrahim memanggil ayahnya dengan panggilan Abati, sebagaimana yang Allah Subhanahu Wata’ala sebutkan dalam ayat-Nya,

{ إِذۡ قَالَ لِأَبِیهِ *یَـٰۤأَبَتِ* لِمَ تَعۡبُدُ مَا لَا یَسۡمَعُ وَلَا یُبۡصِرُ وَلَا یُغۡنِی عَنكَ شَیۡئًا }

“(Ingatlah) ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya, “Wahai Abati (Ayahku)! Mengapa engkau menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolongmu sedikit pun?
[Surah Maryam: 42].

Lihat pula ayat ke-43, 44, dan 45 pada surah yang sama.

3. Ummi (panggilan untuk ibu)
Sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala sebutkan dalam al-Qur’an,

{ وَإِذۡ قَالَ ٱللَّهُ یَـٰعِیسَى ٱبۡنَ مَرۡیَمَ ءَأَنتَ قُلۡتَ لِلنَّاسِ ٱتَّخِذُونِی *وَأُمِّیَ* إِلَـٰهَیۡنِ مِن دُونِ ٱللَّهِۖ قَالَ سُبۡحَـٰنَكَ مَا یَكُونُ لِیۤ أَنۡ أَقُولَ مَا لَیۡسَ لِی بِحَقٍّۚ … }

“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, “Wahai `Isa putra Maryam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang-orang, Jadikanlah aku dan Ummi (ibuku) sebagai dua Tuhan selain Allah?” (`Isa) menjawab, “Maha Suci Engkau, tidak patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku.”
[Surah Al-Ma’idah: 116]

4. Walidati
Sebagaimana dalam kisah nabi Isa juga, yang Allah Subhanahu Wata’ala sebutkan dalam al-Qur’an,

{ وَبَرَّۢا بِوَ ٰ⁠لِدَتِی وَلَمۡ یَجۡعَلۡنِی جَبَّارࣰا شَقِیࣰّا }

“Dan Dia (Allah juga menjadikanku) berbakti kepada walidati (ibuku), dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”
[Surah Maryam: 32]

5. Umma (أُمَّ)
Sebagaimana kisah nabi Musa dengan nabi Harun, Allah Subhanahu Wata’ala sebutkan dalam ayat-Nya,

{ قَالَ *یَبۡنَؤُمَّ* لَا تَأۡخُذۡ بِلِحۡیَتِی وَلَا بِرَأۡسِیۤۖ }

“Dia (Harun) menjawab, “Wahai putra Umma (ibuku!)  Janganlah engkau pegang janggutku dan jangan (pula rambut) kepalaku.”
[Surah Thaha: 94]

Loading

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *