
Berita wafatnya asy-Syaikh Shalih bin Muhammad al-Luhaidan rahimahullah. Salah seorang ulama kibar pada masa ini.
إنا لله وإنا إليه راجعون.
“Sesungguhnya kita hanyalah milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya lah kita akan kembali.”
إنا لله ما أخذ وله ما أعطى وكل شيء عنده بأجل مسمى.
“Sesungguhnya hanya milik Allah segala sesuatu yang Dia ambil dan hanya milik-Nya pula segala sesuatu yang Dia berikan. Dan segala sesuatu di sisi-Nya telah ditetapkan ajal (umur)nya.”
ILMU HILANG DENGAN DIWAFATKANNYA ULAMA
📗 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺍﻧْﺘِﺰَﺍﻋَﺎً ﻳَﻨْﺘَﺰِﻋُﻪُ ﻣﻦ ﺍﻟﻌِﺒﺎﺩِ ﻭﻟَﻜِﻦْ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺑِﻘَﺒْﺾِ ﺍﻟﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﺣﺘَّﻰ ﺇﺫﺍ ﻟَﻢْ يَبْقَ ﻋَﺎﻟِﻢٌ ﺍﺗَّﺨَﺬَ ﺍﻟﻨﺎﺱُ ﺭﺅﺳَﺎً ﺟُﻬَّﺎﻻً ، ﻓَﺴُﺌِﻠﻮﺍ ﻓَﺄَﻓْﺘَﻮْﺍ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﻓَﻀَﻠُّﻮﺍ ﻭَﺃَﺿَﻠُّﻮﺍ
“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mencabut ilmu dengan sekali cabutan dari para hamba-Nya. Akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama. Ketika tidak tersisa lagi seorang ulama pun, maka manusia menjadikan pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh. Mereka ditanya (tentang urusan agama), mereka pun berfatwa tanpa dasar ilmu (dengan kebodohannya). Akhirnya mereka sesat dan menyesatkan (umat).”
📚 HR. al-Bukhari, no. 100 dari sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma
![]()