Dampak Kehadiran Kaum Munafik di Medan Dakwah (Bagian Pertama)

Bagikan :

Sejarah dakwah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, bahkan para nabi sebelumnya, telah dipenuhi pelajaran penting nan berharga, antara lain adalah bermunculannya barisan sekelompok kaum munafik di tengah-tengah dakwah mereka.

Apa bahaya dan dampak negatif keberadaan mereka itu?
Ikutilah sekelumit penjelasan tentangnya berikut ini.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam banyak ayat al-Qur’an tentang berbagai manuver dan makar niat jahat kaum munafik terhadap umat Islam, serta dakwah dan perjuangan mereka, antara lain:

لَوۡ خَرَجُوا۟ فِیكُم مَّا زَادُوكُمۡ إِلَّا خَبَالࣰا وَلَأَوۡضَعُوا۟ خِلَـٰلَكُمۡ یَبۡغُونَكُمُ ٱلۡفِتۡنَةَ وَفِیكُمۡ سَمَّـٰعُونَ لَهُمۡۗ وَٱللَّهُ عَلِیمُۢ بِٱلظَّـٰلِمِینَ.

“Sekiranya mereka (kaum munafik) berangkat (berjihad) bersama kalian, niscaya mereka tidak menambah bagi kalian selain kerusakan, dan pasti mereka akan bergegas menyebarkan fitnah di tengah-tengah kalian, sedang di antara kalian ada orang-orang yang masih mau mendengarkan (provokasi) mereka. Dan sungguh Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zhalim.” (QS. At-Taubah: 47)

Penjelasan Ulama Tafsir

  1. Imam Abu Ja’far ath-Thabari rahimahullah (wafat 310 H) berkata,

لو خرج، أيها المؤمنون، فيكم هؤلاء المنافقون (ما زادوكم إلا خبالا)، يقول: لم يزيدوكم بخروجهم فيكم إلا فسادًا وضرًّا.

“Seandainya mereka (orang-orang munafik) berangkat (berjihad) bersama kalian, wahai orang-orang beriman, niscaya pasti mereka tidak akan menambah bagi kalian selain kekacauan dan kerusakan.
Maksudnya, mereka tidak akan menambah bagi kalian dengan (keikutsertaan) mereka berangkat (berjihad) bersama kalian kecuali kerusakan dan mudarat (terhadap barisan jihad kaum muslimin).”

  1. Imam Ibnu Katsir rahimahullah (wafat 774 H)
    Beliau menjelaskan,

(وَلَأَوْضَعُوا خِلالَكُمْ يَبْغُونَكُمُ الْفِتْنَة)
أي ولأسرعوا السير والمشي بينكم بالنميمة والبغضاء والفتنة.

“Dan sungguh mereka akan bergegas di tengah-tengah kalian untuk menimbulkan fitnah.”

Yaitu mereka (kaum munafik) akan cepat bergerak dan berjalan di tengah-tengah kalian (umat Islam) dengan menyebarkan adu domba, kebencian (permusuhan), dan fitnah.

Imam Ibnu Katsir juga menjelaskan,

﴿وَفِيكُمْ سَمّاعُونَ لَهُمْ﴾
أي مطيعون لهم ومستحسنون لحديثهم وكلامهم يستنصحونهم وإن كانوا لا يعلمون حالهم فيؤدي إلى وقوع شر بين المؤمنين وفساد كبير.

“Dan di antara kalian (umat Islam) ada orang-orang yang masih mau mendengarkan (provokasi) mereka (kaum munafik),”

Yaitu orang-orang yang menaati (provokasi/bisikan) mereka, menganggap baik ucapan dan perkataan mereka, serta masih saja meminta nasihat kepada kaum munafik tersebut, padahal mereka tidak mengetahui keadaan kaum munafik tersebut yang sebenarnya, sehingga perbuatan itu dapat menyebabkan terjadinya keburukan di antara kaum mukminin dan kerusakan (fitnah dan permusuhan) yang besar.

Pelajaran Penting Yang Harus Dicatat:

  1. Tidak semua orang yang berada di barisan perjuangan umat Islam, -termasuk dalam medan dakwah-, adalah orang-orang yang jujur dan memberi manfaat bagi umat Islam itu sendiri.
  2. Tidak ada sebuah perjuangan dan dakwah pun yang akan lepas atau selamat dari keberadaan kaum munafik, maka waspadalah dari bahaya mereka!
  3. Kaum munafik sangat berambisi menimbulkan kelemahan perjuangan dan dakwah dengan manuver politik adu domba dan permusuhan di tengah-tengah para pejuang dan aktivis dakwah.
  4. Di antara umat Islam yang berada di medan dakwah ada yang masih mau mendengar dan mempercayai ucapan-ucapan kaum munafik dan mengikuti ajakan mereka untuk bermusuhan dan berpecah belah.

Selesai bagian pertama

Loading

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *