Niatan Duniawi Jangan Dimasukkan ke Dalam Amalan Thalabul Ilmi

Bagikan :

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata,

أحذركم أيها الإخوة أن تدخلوا نيات الدنيا ومناصبها وجاهها وسلطانها في قضية التعلم وطلب العلم، فإن العلم عبادة من أفضل العبادات، بل لا يقوم دين الله، ولا تقوم العبادات ولا يقوم الجهاد، ولا تقوم الحياة إلا بهذا العلم، ولكن علينا أن نخلص في هذه العبادة، (من طلب علما مما يراد به وجه الله يصيب به عرضا من الدنيا لم يرح رائحة الجنة)

“Aku mengingatkan kalian, wahai saudara-saudaraku, hendaknya kalian jangan memasukkan niatan-niatan duniawi, kedudukan, ketenaran, dan kekuasaan duniawi ke dalam urusan belajar dan menuntut ilmu.

Karena sesungguhnya ilmu itu adalah salah satu ibadah di antara berbagai ibadah yang paling utama. Bahkan agama Allah tidak akan tegak kecuali dengan ilmu. Demikian pula seluruh ibadah, jihad, dan kehidupan ini, semuanya tidak akan bisa ditegakkan kecuali dengan ilmu.

Jangan kalian masukkan niatan-niatan duniawi tersebut), namun hendaknya kita mengikhlaskan niat (karena Allah) dalam menjalankan ibadah-ibadah ini.

من طلب علما مما يراد به وجه الله يصيب به عرضا من الدنيا لم يرح رائحة الجنة

“Barangsiapa menuntut ilmu, yang semestinya diinginkan dengannya Wajah Allah, namun dia menuntutnya karena ingin mendapatkan keuntungan duniawi, maka dia tidak akan bisa mencium aroma surga.” (HR. Abu Dawud, 3664. Dishahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani di dalam Shahihul Jami’, no. 6159)

[Marhaban Yaa Thalibal ‘Ilmi, hal. 53]

Loading

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *