Tuntunan Praktis Ibadah Umrah – Audio 6

Bagikan :
 Pembahasan Ilmiah tentang Tuntunan Praktis Ibadah Umrah. Membahas buku “Tuntunan Ibadah ‘Umrah” karya al-Ustadz Luqman Ba’abduh hafizhahullah
  • Kamis malam 18 Jumadal Ula 1437 H – 26 Februari 2016 M
  • Bersama al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba’abduh hafizhahullah di Masjid Ma’had as-Salafy Jember. 
Pembahasan pada Audio pertemuan ke enam ini terkait : 
  • Apakah dibolehkan memakai kain Ihram ketika di pesawat?
  • Bagaimana jika memakai kain ihramnya di bandara Saudi?
  • Apakah kain ihram harus berwarna putih?
  • Bagaimana jika mencuci kain ihram dengan pewangi yang aroma wanginya melekat hingga tiba di miqat?
  • Bolehkah mandi setelah berihram?
  • Bolehkah memakai sabun ketika mandi itu?
  • Seorang memakai minyak wangi sebelum berniat ihram, kemudian minyak wangi tersebut melekat pada kain ihramnya?
  • Apa hukumnya menggunakan deodorant?
  • Apakah pelaksanaan umrah harus urut?
  • Urutan Manasik Umrah ketika tiba di Miqat 
  • Tidak disunnah melakukan shalat khusus terkait dengan miqat/ihram.
  • Kecuali Dzul Hilaifah (Bi’ir Ali), disunnahkan shalat dua rakaat, tapi bukan sebagai shalat ihram. Namun karena nilai barakah pada Dzul Hilaifah.
  • Semua miqat selain Dzul Hilaifah, maka TIDAK ADA SHALAT APAPUN.
  • Kapan mengucapkan “al-Ihlal”? Diucapkan ketika dia sudah sempurna dan nyaman di atas kendaraannya.
  • Disunnahkan meninggikan suara ketika mengucapkan “al-ihlal”
  • Dilanjutkan dengan ucapan “Talbiyah”. Disunnahkan juga dengan suara tinggi.
  • Keutamaan “Talbiyah”

 

Unduh Berkas Di sini: 

 

Loading

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *